Michael Jacson meninggal dunia, itu berita minggu lalu yang sampai sekarang masih menjadi sorotan di semua media baik cetak maupun elektronik.Semua kaget, semua terhenyak, bahkan saya yang kurang mengikuti berita pun jadi ikutan latah mengikuti terus semua berita mengenai si “King of The Pop” ini.
Asal tahu saja,sehari sebelum berita meninggalnya MJ ini, saya sempat baca disalah satu situs yang mengatakan bahwa si MJ ini telah berpindah keyakinan menjadi muallaf (berita basi, menurut orang kale soal ini…tapi maklum saja ibu rumah tangga (ngeles dot com…hihihi…)banyak ketinggalannya dan itupun karna belakangan lagi keranjingan upload video lagu2 tahun 80’an di youtube, kemudian dishare ke facebook..iseng…juga sekedar mengenang masa lalu…terus inget lagu ‘We are the World’ nya USA for Africa…yang gabungan artis2 Amrik bikin lagu khusus penggalangan dana buat Afrika…hmm..iseng2 lihat di klip itu ada MJ…,terus, biasalah pencarian berkembang ke lagu-lagunya MJ, dan didapatlah berita tentang kemualaf’an nya si MJ ini….
Jujur aja, ada rasa senang dengan membaca isi situs tsb, walau ga tau tepatnya apa sebabnya…dibeberapa situs yang lain pun ada berbagai pendapat pro dan kontra mengenai hal itu…tapi sudahlah…mau diributin juga orang nya udah ga ada…(Semoga mendapatkan yang terbaik untuk nya…Amiin..) .
Malahan sempet komentar suamiku bikin aku tersenyum waktu dia sepulang kantor aku ceritain tentang MJ yang udah muallaf sebelum meninggal..(yang akhirnya aku juga sempat mengamininya…)
Hanya saja…jika seseorang meninggal dunia, setahu saya adalah kewajiban yang hidup untuk memberikan penghormatan terakhir kepadanya dengan memakamkan sesuai agama yang dianut orang tersebut. Jika memang benar beritanya bahwa si MJ ini adalah seorang muslim, semoga keluarganya bisa memberikan cintanya kepada Mikaeel yang terakhir kali dalam bentuk pemakaman sebagai seorang muslim…
Rasanya miris melihat acara dibeberapa stasiun televisi dini hari ini yang menyiarkan live bagaimana mereka melepas si MJ ini..dengan peti jenazah dihadapan mereka…
Saya Cuma membayangkan bagaimana jika saya yang menjadi MJ ini, yang bila benar2 sebagai seorang muslim, ketika menjadi mayat tidak segera dimakamkan sebelumnya karena urusan forensik, kemudian sekarang demi kepentingan sebuah kontrak bisnis yang belum terselesaikan karena keburu meninggal, (Rencananya MJ akan tour di 50negara untuk konser BU (Butuh Uang) nya dimulai tanggal 13 Juli ini)), akhirnya ‘dipaksa’ menunggu demi acara konser yang tertunda…seolah2 si produser ga mau rugi karena konser si MJ ini gatot alias gagal total serta lagu2 yang bernuansa ‘bukan dari agama yang dianutnya’ saat ini, bergema mengiringi nya dan bukan ayat2 yang seharusnya dikumandangkan …ahh….
Mungkin inilah rencana Allah…Bila Allah berkehendak apapun yang diusahakan oleh manusia, sekeras apapun mereka berusaha, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuasaan Allah SWT. mungkin bila MJ dimasa terakhir usianya mengalami keterpurukan, hampir dilupakan orang, kabarnya terlilit hutang dengan angka fantastis,…bangkrut dan dengan tuduhan sebagai pribadi tidak ‘sehat’ tertuduh sebagai seorang phedofilia (semoga penulisannya benar..hehehe…), dengan catatan masa kecil yang suram….dan bila berita mengenai kemuallafannya benar…mungkin inilah jawaban dari Allah…ketika MJ tutup usia, tiba2 saja lagu2nya banyak dicari lagi oleh orang bahkan mungkin seluruh dunia..penjualannya jelas menguntungkan…yang pasti bisa menutup segala hutang-hutangnya selama ini,…MJ kembali disebut lagi..kembali diingat sebagai seorang King of The Pop..bahkan keburukannya (sebutlah sebagai fitnah dunia) sudah dilupakan orang…dengan tanpa sadar seluruh dunia dengan seijin Allah mengangkat kembali derajat seorang MJ yang telah dilupakan…semoga benar sebelum acara In Memoriam ini, MJ telah benar2 dimakamkan,dengan cara yang islami…dan semoga bila benar dia telah membangun rumah Allah di Baharain Allah membangunkan sebuah istana buatnya di alam sana semoga Allah memberikan segala kebaikan untuknya…Amiin…